Saturday, 20 July 2013

Cara Memperbaiki & Mengetahui Monitor LCD Rusak (Dead Pixel)


TIPS: Cara Memperbaiki & Mengetahui Monitor LCD Rusak (Dead Pixel)
Istilah lain dari Dead Pixel adalah “Dot Pixel”, “Defective Pixel” atau “Dot” saja.
Dot Pixel merupakan istilah yang merujuk pada problem yang terjadi pada layar LCD, yang berarti ada cacat berupa titik (dot) pada layar tersebut.

Dot Pixel terjadi pada saat proses produksi LCD, dan secara teknis sulit diperbaiki. Pada proses manufaktur sangat sulit menemukan produk-produk yang mengalami defect. Hal ini baru diketahui setelah LCD tersebut menjadi bagian sebuah produk utuh (seperti Laptop atau TV Plasma). Dan secara prosentase, jumlah produk yang mengalaminya juga tergolong cukup kecil sehingga tetap bisa diterima oleh standar industri dunia pada level tertentu.

Dot Pixel juga lumrah terjadi pada semua industri yang menggunakan LCD : seperti Notebook, Televisi, HP/PDA, DVD Portable, MP4, Digital Camera, dsb. Jadi tidak hanya terjadi pada Notebook saja.
Karakteristik Dead Pixel:

* Tidak menular, artinya dead pixel tidak akan “menyebarkan” defect tersebut ke pixel layar lainnya.

* Bersifat individu (isolatif), dimana sebuah dot pixel tidak berhubungan dengan dot pixel lainnya. Mereka bersifat individu.

* Kecil kemungkinan melebar (membesar), karena ukuran pixel selalu tetap. Jika terjadi kerusakan resolusi dalam wilayah yang lebih luas, biasanya disebabkan kerusakan cairan kristal bukan pada pixelnya.
Bagaimana cara kerja LCD ?
Sebelum membahas tentang dot pixel secara teknis, ada baiknya kita mengerti bagaimana mekanisme sebuah LCD Monitor bekerja.

LCD adalah singkatan dari Liquid Crystal Display, yaitu teknologi monitor yang menggunakan kristal cair sebagai medium untuk menampilkan gambar. Ketika berproses, LCD akan memancarkan warna putih yang kuat ke satu filter, dan filter tersebut akan memecahnya pada warna-warna yang ingin ditampilkan. Warna tersebut akhirnya akan ditampilkan sebagai titik dilayar yang kita kenal sebagai pixel. Semakin banyak dan rapat piksel disatu layar, berarti resolusinya makin tinggi dan tajam.

Jadi pada dasarnya resolusi adalah jumlah pixel pada layar monitor, dan berbeda-beda sesuai dengan size & faktor lainnya. Misalnya standar VGA adalah 640 x 320 pixel atau sejumlah 204.800 pixel. Pada resolusi monitor Notebook terbaru, misalnya 1024 x 768 = 786.432 pixel.

Secara teknis, pixel sendiri sebetulnya dibentuk oleh 3 buah sub-pixel yang merupakan warna dasar, yaitu RGB (Read, Green & Blue). RGB adalah warna fundamental yang membentuk warna lainnya. Jika terdapat resolusi notebook 1024 x 768, artinya terdiri dari 786.432 x 3 = 2.359.296 sub pixel.
Bagaimana sebenarnya Dot Pixel terjadi ?
Dot Pixel terjadi apabila salah satu pixel atau subpixel mengalami masalah, dengan kondisi seperti dibawah :
1. Apabila pixel selalu menyala dan tidak dapat mati, sehingga selalu menampilkan titik putih. Ini di-istilahkan dengan Hot Pixels atau Bright Pixel.
2. Apabila pixel mati total, sehingga selalu menampilkan titik warna hitam. Ini di-istilahkan dengan Dead Pixels atau Dark Pixel.
3. Apabila satu atau dua sub-pixel selalu menyala, atau keduanya mati total, sehingga menampilkan warna-warni seperti merah, biru dan hijau. Ini di-istilahkan dengan Stuck Pixels.

Setiap satu subpixel itu diwakili oleh satu buah transistor yang menembakkan citra warna dasar. Ketika salah satu transistor bermasalah (defect), maka dapat dipastikan pencitraan akan mengalami bias (tidak sesuai). Jadi secara teknis, kerusakan pada pixel disebabkan oleh problem di transistornya. Dot Pixel lebih banyak terjadi pada LVCD monitor yang menggunakan fitur TFT (thin film transistor), atau lebih dikenal dengan istilah layar aktif.

Mengetahui/Mengecek adanya Dead Pixel

 

Pada intinya untuk mengecek keberadaan Dead pixel cukup mudah, terkadang kita bisa langsung melihat di layar monitor, karena warna titik pixel yang selalu sama dengan tampilan layar/gambar monitor apaun. Atau dengan membuat gambar penuh satu layar dengan satu warna saja, misalnya hitam atau putih. Dengan begini jika ada dead pixel akan jelas terlihat.
Jika ingin menggunakan software (plus fitur tambahan), salah satunya bisa menggunakan program gratis PixelRepairer. Software ini mempunyai beberapa fitur, antara lain:
  • Membantu menemukan dead pixel
  • Mempu membantu memperbaiki dead pixel
  • Perbaikan dead pixel bisa dijalankan tanpa harus berhenti bekerja dengan komputer
  • Tidak memerlukan installasi (portable)
  • Dapat menangani berbagai monitor yang terpasang di komputer

Mencari Dead Pixel

Untuk menemukan adanya dead pixel dengan software ini, ikuti beberapa langkah berikut :
  1. Bersihkan monitor
  2. Jalankan PixelRepairer
  3. Jika tombol search tidak aktif, aktifkan dengan klik tombol Search, yang ada gambar loop, kiri paling atas
  4. Jika lebih dari satu monitor yang terkoneksi, pilih salah satu
  5. Pilih salah satu warna di daftar warna (Pattern)
  6. Klik tombol Enable, sehingga tampilan monitor berubah satu warna atau satu pola.
  7. Periksa layar monitor, jika ada titik/pixel yang mempunyai warna selain warna yang dipilih, berarti terdapat dead pixel di monitor
  8. Untuk keluar, klik kanan layar atau tekan tombol keynoard ESC
Jika dead pixel ditemukan di layar monitor, ingat posisinya sehingga bisa di lakukan langkah perbaikan berikut.

Perbaikan Dead Pixel

Ketika di monitor ditemukan dead pixel atau pixel rusak, bisa dicoba untuk melakukan perbaikan dengan software diatas. Langkahnya sebagai berikut ( langkah berikut dijalankan jika langkah Mencari Dead Pixel sebelumnya sudah dijalankan dan dead pixel sudah di ketahui lokasinya):
  1. Jalankan PixelRepairer
  2. Klik tombol Repair (tombol/gambar kedua dari atas)
  3. Tambahkan area perbaikan, dengan klik tombol Add, sehingga akan muncul kotak kecil yang disebut “Repairer”. Ukurannya bisa kita sesuaikan dengan menggeser opsi size di bagian bawahnya.
  4. Drag atau geser kotak kecil “Repairer” ke posisi dimana terdapat dead pixel
  5. Pilih mode operasi: noise atau solid. Jika noise tidak berhasil, coba lagi dengan memilih opsi solid.
  6. Pilih ukuran perbaikan, harus mencakup area yang terdapat dead pixel
  7. Set Frequency sama dengan frekuensi monitor. Jika tidak diubah, biasanya frekuensinya 60Hz
  8. Jika Dead pixel terdapat di beberapa tempat, tambahkan Area “Repairer” lainnya
  9. Minimize window program ini
  10. Tunggu sekitar satu jam. Bisa sambil menggunakan komputer seperti biasa.
Terkadang kerusakan pixel bersifat permanen, karena sudah cukup parah sehingga tidak bisa di perbaiki lagi. Sehingga software ini tidak menjamin selalu 100% berhasil. Selain bisa digunakan untuk monitor LCD, bisa juga digunakan untuk Plasma TV Pixel. Software ini berjalan di sistem operasi Windows dan lisensinya Freeware (gratis). Dow
refernces; kaskus.us/showthread.php?t=4231532, ebsoft.web.id
READMORE - Cara Memperbaiki & Mengetahui Monitor LCD Rusak (Dead Pixel)

Cara Memperbaiki Layar Tv Lcd


Memiliki TV LCD rusak di rumah Anda? Apa yang Anda ingin lakukan dengan itu? Mau diperbiki.. atau menggantinya? Nah dalam kasus ini, jika Anda berencana untuk memperbaikinya, inilah caranya ...

layar tv lcd setelah memasuki 2 atau 3 tahun biasanya sudah ada yang memiliki problem
Apapun alasannya, intinya adalah-Anda harus siap siap untuk melakukan perbaikan layar LCD TV jika anda mempunyai niat untuk memperbaikinya atau menggantinya itu bukan ide yang buruk. Banyak orang memiliki kecenderungan untuk memperbaiki barang elektronik daripada untuk melakukan pergantian keseluruhan. Sementara yang lain banyak yang percaya bahwa jika biaya perbaikan akan lebih mahal dan lebih baik mengganti keseluruhan, 
 Cara memperbaiki layar LCD rusak diberikan di bawah ini :
Tanda-tanda Screen TV LCD Rusak


Nah, di bawah subjek ini masalah yang paling umum mengapa sebuah layar LCD TV gagal adalah peredupan dari cahaya belakang setelah penggunaan yang signifikan. Namun, ada tanda-tanda jelas lain seperti, sistem mulai off tapi layar kosong. Mungkin ada masalah dengan panel yang tugasnya adalah untuk menampilkan gambar. masalah layar kosong muncul bisa disebabkan oleh panel tidak menerima baik jumlah data atau tidak menerima arus listrik. Bentuk penuh LCD adalah layar kristal cair yang terbuat dari dua lapisan kaca dimana, lapisan luar dibangun untuk melindungi lapisan dalam. Jadi jika ada retak jelek di lapisan luar layar,maka cara memperbaiki adalah pekerjaan mudah. Tidak ada kaca yang spesifik diperlukan maupun alat khusus yang diperlukan. Semua yang diperlukan adalah bagi Anda untuk melihat ke bawah 'coz sekarang saatnya untuk membaca prosedur untuk penggantian ..

Cara Memperbaiki Layar LCD TV Rusak

Untuk saat ini semua yang Anda butuhkan adalah obeng kecil dan tentu saja layar TV LCD pengganti untuk menggantinya ke unit lama Anda.

Langkah # 1: Dalam langkah pertama untuk memperbaiki layar rusak, penting untuk mematikan TV, cabut power supply dan tempat itu menghadap ke bawah di atas meja kerja dengan hati-hati.

Langkah # 2: Menggunakan obeng membuka tutup semua pengencang dari televisi dan juga melepaskan panel belakang dari unit. dan akan terlihat jelas motherboard yang terletak di pusat TV di belakang layar.

Langkah # 3: anda akan lihat sebuah papan inverter yang dipasang di ujung sisi motherboard.buka semua sekrup inverter yang mengekspos seluruh unit.dan disini Akan ada banyak kabel yang terhubung ke berbagai pcb. yang kemudian akan mengirimkan daya listrik ke layar LCD.

Langkah # 4: pekerjaan pertama Anda lakukan adalah, memeriksa semua koneksi dari papan inverter untuk melihat apakah mereka benar konek atau tidak. Jika tidak, cabut kabel dan masukkan mereka kembali ke papan inverter. kemudian lihat apakah bekerja, jika tidak, kemudian pergi ke pcb yang berhubungan dengan layar lcd tv

Langkah # 5: buka semua pengencang, dan keluarkan layar lcd dari set TV

Langkah # 6: Sekarang melakukan pergantian yang lama dengan layar lcd baru. dan mudah-mudahan Anda telah menandai posisi sambungan kabel. supaya tidak menyatu dengan kabel yang lain kemudian lampirkan semua sekrup kembali pada tempatnya. Terakhir, tutup belakang inverter dengan panel belakang televisi dengan hati-hati.

Jika layar lcd anda rusak jangan takut atau panik, hanya ingat untuk membaca artikel ini dan Anda akan memiliki solusi yang tepat!
READMORE - Cara Memperbaiki Layar Tv Lcd

Cara Memperbaiki & Mengetahui Monitor LCD Rusak (Dead Pixel)


TIPS: Cara Memperbaiki & Mengetahui Monitor LCD Rusak (Dead Pixel)
Istilah lain dari Dead Pixel adalah “Dot Pixel”, “Defective Pixel” atau “Dot” saja.
Dot Pixel merupakan istilah yang merujuk pada problem yang terjadi pada layar LCD, yang berarti ada cacat berupa titik (dot) pada layar tersebut.

Dot Pixel terjadi pada saat proses produksi LCD, dan secara teknis sulit diperbaiki. Pada proses manufaktur sangat sulit menemukan produk-produk yang mengalami defect. Hal ini baru diketahui setelah LCD tersebut menjadi bagian sebuah produk utuh (seperti Laptop atau TV Plasma). Dan secara prosentase, jumlah produk yang mengalaminya juga tergolong cukup kecil sehingga tetap bisa diterima oleh standar industri dunia pada level tertentu.


Dot Pixel juga lumrah terjadi pada semua industri yang menggunakan LCD : seperti Notebook, Televisi, HP/PDA, DVD Portable, MP4, Digital Camera, dsb. Jadi tidak hanya terjadi pada Notebook saja.
Karakteristik Dead Pixel:

* Tidak menular, artinya dead pixel tidak akan “menyebarkan” defect tersebut ke pixel layar lainnya.


* Bersifat individu (isolatif), dimana sebuah dot pixel tidak berhubungan dengan dot pixel lainnya. Mereka bersifat individu.


* Kecil kemungkinan melebar (membesar), karena ukuran pixel selalu tetap. Jika terjadi kerusakan resolusi dalam wilayah yang lebih luas, biasanya disebabkan kerusakan cairan kristal bukan pada pixelnya.
Bagaimana cara kerja LCD ?
Sebelum membahas tentang dot pixel secara teknis, ada baiknya kita mengerti bagaimana mekanisme sebuah LCD Monitor bekerja.

LCD adalah singkatan dari Liquid Crystal Display, yaitu teknologi monitor yang menggunakan kristal cair sebagai medium untuk menampilkan gambar. Ketika berproses, LCD akan memancarkan warna putih yang kuat ke satu filter, dan filter tersebut akan memecahnya pada warna-warna yang ingin ditampilkan. Warna tersebut akhirnya akan ditampilkan sebagai titik dilayar yang kita kenal sebagai pixel. Semakin banyak dan rapat piksel disatu layar, berarti resolusinya makin tinggi dan tajam.


Jadi pada dasarnya resolusi adalah jumlah pixel pada layar monitor, dan berbeda-beda sesuai dengan size & faktor lainnya. Misalnya standar VGA adalah 640 x 320 pixel atau sejumlah 204.800 pixel. Pada resolusi monitor Notebook terbaru, misalnya 1024 x 768 = 786.432 pixel.


Secara teknis, pixel sendiri sebetulnya dibentuk oleh 3 buah sub-pixel yang merupakan warna dasar, yaitu RGB (Read, Green & Blue). RGB adalah warna fundamental yang membentuk warna lainnya. Jika terdapat resolusi notebook 1024 x 768, artinya terdiri dari 786.432 x 3 = 2.359.296 sub pixel.
Bagaimana sebenarnya Dot Pixel terjadi ?
Dot Pixel terjadi apabila salah satu pixel atau subpixel mengalami masalah, dengan kondisi seperti dibawah :
1. Apabila pixel selalu menyala dan tidak dapat mati, sehingga selalu menampilkan titik putih. Ini di-istilahkan dengan Hot Pixels atau Bright Pixel.
2. Apabila pixel mati total, sehingga selalu menampilkan titik warna hitam. Ini di-istilahkan dengan Dead Pixels atau Dark Pixel.
3. Apabila satu atau dua sub-pixel selalu menyala, atau keduanya mati total, sehingga menampilkan warna-warni seperti merah, biru dan hijau. Ini di-istilahkan dengan Stuck Pixels.

Setiap satu subpixel itu diwakili oleh satu buah transistor yang menembakkan citra warna dasar. Ketika salah satu transistor bermasalah (defect), maka dapat dipastikan pencitraan akan mengalami bias (tidak sesuai). Jadi secara teknis, kerusakan pada pixel disebabkan oleh problem di transistornya. Dot Pixel lebih banyak terjadi pada LVCD monitor yang menggunakan fitur TFT (thin film transistor), atau lebih dikenal dengan istilah layar aktif.
Mengetahui/Mengecek adanya Dead Pixel

Pada intinya untuk mengecek keberadaan Dead pixel cukup mudah, terkadang kita bisa langsung melihat di layar monitor, karena warna titik pixel yang selalu sama dengan tampilan layar/gambar monitor apaun. Atau dengan membuat gambar penuh satu layar dengan satu warna saja, misalnya hitam atau putih. Dengan begini jika ada dead pixel akan jelas terlihat.
Jika ingin menggunakan software (plus fitur tambahan), salah satunya bisa menggunakan program gratis PixelRepairer. Software ini mempunyai beberapa fitur, antara lain:
  • Membantu menemukan dead pixel
  • Mempu membantu memperbaiki dead pixel
  • Perbaikan dead pixel bisa dijalankan tanpa harus berhenti bekerja dengan komputer
  • Tidak memerlukan installasi (portable)
  • Dapat menangani berbagai monitor yang terpasang di komputer
Mencari Dead Pixel
Untuk menemukan adanya dead pixel dengan software ini, ikuti beberapa langkah berikut :
  1. Bersihkan monitor
  2. Jalankan PixelRepairer
  3. Jika tombol search tidak aktif, aktifkan dengan klik tombol Search, yang ada gambar loop, kiri paling atas
  4. Jika lebih dari satu monitor yang terkoneksi, pilih salah satu
  5. Pilih salah satu warna di daftar warna (Pattern)
  6. Klik tombol Enable, sehingga tampilan monitor berubah satu warna atau satu pola.
  7. Periksa layar monitor, jika ada titik/pixel yang mempunyai warna selain warna yang dipilih, berarti terdapat dead pixel di monitor
  8. Untuk keluar, klik kanan layar atau tekan tombol keynoard ESC
Jika dead pixel ditemukan di layar monitor, ingat posisinya sehingga bisa di lakukan langkah perbaikan berikut.
Perbaikan Dead Pixel
Ketika di monitor ditemukan dead pixel atau pixel rusak, bisa dicoba untuk melakukan perbaikan dengan software diatas. Langkahnya sebagai berikut ( langkah berikut dijalankan jika langkah Mencari Dead Pixel sebelumnya sudah dijalankan dan dead pixel sudah di ketahui lokasinya):
  1. Jalankan PixelRepairer
  2. Klik tombol Repair (tombol/gambar kedua dari atas)
  3. Tambahkan area perbaikan, dengan klik tombol Add, sehingga akan muncul kotak kecil yang disebut “Repairer”. Ukurannya bisa kita sesuaikan dengan menggeser opsi size di bagian bawahnya.
  4. Drag atau geser kotak kecil “Repairer” ke posisi dimana terdapat dead pixel
  5. Pilih mode operasi: noise atau solid. Jika noise tidak berhasil, coba lagi dengan memilih opsi solid.
  6. Pilih ukuran perbaikan, harus mencakup area yang terdapat dead pixel
  7. Set Frequency sama dengan frekuensi monitor. Jika tidak diubah, biasanya frekuensinya 60Hz
  8. Jika Dead pixel terdapat di beberapa tempat, tambahkan Area “Repairer” lainnya
  9. Minimize window program ini
  10. Tunggu sekitar satu jam. Bisa sambil menggunakan komputer seperti biasa.
Terkadang kerusakan pixel bersifat permanen, karena sudah cukup parah sehingga tidak bisa di perbaiki lagi. Sehingga software ini tidak menjamin selalu 100% berhasil. Selain bisa digunakan untuk monitor LCD, bisa juga digunakan untuk Plasma TV Pixel. Software ini berjalan di sistem operasi Windows dan lisensinya Freeware (gratis). Dow
refernces; kaskus.us/showthread.php?t=4231532, ebsoft.web.id
READMORE - Cara Memperbaiki & Mengetahui Monitor LCD Rusak (Dead Pixel)

Tuesday, 30 April 2013

servis tv

TV POLYTRON Jadul DM-1485 Gambar Putih Polos Tanpa OSD


Dapet lagi servisan tv Polytron jadul type DM-1485 dengan keluhan,ketika tv di hidupkan gambar yang tertampil di layar hanya berupa layar putih polos tanpa OSD,tv ini menggunakan IC program HB-11-01/M34300-505SP dan IC kroma TDA8305A dan pertempuran pun di mulai. Pertama saya lakukan pengecekan pada semua tegangan mulai dari B+,24V,185V,16V,tegangan 33V,9v pada IC kroma,5v pada IC program,kesemuanya ada dan normal-normal saja.Haduuuuuh......apanya lagi nih? akhirnya aku berkesimpulan kalo raster noise salju nggak ada berarti sinyal belum sampai masuk ke bagian penguat video,ya udah aku ubeg bagian videonya,naaaaaah......akhirnya ketangkep juga biangnya wakakakaka.....yaitu transistor T311=BC547,langsung aja aku ganti dengan yang baru dan langsung saya coba nyalakan tv dan M@K BYAAAAK......raster langsung muncul beramai-ramai hehehehe......koyo semut ngrubung gulo wakakakaka............ Raster sudah muncul tapi OSD kok belum nongol-nongol juga,walaaaaah......dapet bonusan lagi nih!!,ubeg lagi bagian H.Sync dan V.Sync nya dan di temukan T712=BC547 dalam keadaan sekarat alias megap-megap nafasnya hehehe.....langsung ganti baru lagi dan coba hidupkan lagi tvnya dan M@K CLIIIIING.......OSD nongol

Jumat, 27 November 2009

TV China Bergaris Vertikal


Kali ini dapet lagi servisan tv China yang hanya bergaris vertikal dari atas ke bawah tepat di tengah-tengah layarnya,dimana kerusakan seperti ini penyebabnya adalah belum bekerjanya rangkaian horizontal secara penuh atau masih tertahan oleh sesuatu hal.Akhirnya perburuan pun di mulai dari rangkaian horizontal di sekitar FBT,dan tertangkaplah biangnya hehehehe.......yaitu terbakarnya L441:37uh dan putusnya R441:1K,hmmmmmm......tahun lalu juga pernah dapet kasus kayak gini,kerusakan sama tapi efek yang di timbulkan di layar berbeda,naaaaahhhh......rekan-rekan semua harap cermat dan teliti ya? hehehehe....... Setelah penggantian 2 komponen tersebut pun tv sudah bisa normal kembali.

Kamis, 26 November 2009

Detektor SIGNAL AF/RF



Rangkaian yang akan kita buat ini adalah rangkaian elektronik khusus yang dapat digunakan untuk mendeteksi ada tidaknya signal AF/RF.
Rangkaian ini sangat rapi dan sederhana untuk dibuat. Biaya yang dibutuhkannyapun murah. Bila pembaca sudah merakit rangkaian ini, maka dengan mudah pembaca mengetahui ada tidaknya signal AF atau RF pada bagian tertentu dari sebuah rangkaian.
Dasar rangkaian ini menggunakan sebuah audio amplifier dan sebuah loudspeaker dengan saklar masukan untuk signal AF dan RF. Seluruh perangkat dapat dibuat sekecil mungkin sehingga dapat dimasukkan dalam wadah untuk menjaga keamanan.
Bagian Audio amplifier pada rangkaian ini dibuat oleh IC TDA 2822M, dengan low power stereo amplifier pada 8-pin mini DIP. IC ini digunakan sebagai bridge cofiguration untuk mengecilkan output power hingga 250 mW, loudspeaker yang digunakan 4 ohm, 500mW. Arus yang dibutuhkan lebih kecil dari 10mA dengan tegangan 3V battery.

Kerja Rangkaian
Ketika selektor switch pada posisi AF, Signal audio bekerja pada masukan input AF amplifier (pin 7 IC 1) melalui kapasitor C2  dan Potensiometer VR1. Kapasitor C2 selalu menahan input amplifier dari tegangan DC dan mewujudkannya dalam signal audio frekuensi. Signal input IC 1 dapat diatur dengan bantuan potensiometer VR1.
Ketika selector switch pada posisi RF, rangkaian detektor dan demodulator dibentuk oleh kapasitor C1, diode D1, dan resistor R1 serta R2 yang dihubungkan pada input rangakaian. Bila signal audio terdeteksi maka akan secara nyata masuk kerangkaian untuk diperkuat. Pendeteksian signal ini dilakukan dengan cara mencolokkan peraba (Probe) pada kaki-kaki komponen yang ada.



Dafar Komponen
R1: 22K
R2, 3, 4: 4K7
C1: 1n
C2, 6, 7: 0,1uF
C3, 4: 10uF/16V
C5: 0,01uf
D1: OA79
VR1: 22K
IC 1: TDA2822M
LS: 8 ohm 500mW

Rabu, 25 November 2009

Mengetahui Kerusakan Pada Defleksi (yoke)


Buat Rekan-rekan PEMULA! Televisi yang mengalami kerusakan pada defleksi/yoke biasanya ditandai dengan raster/gambar yang menciut atau menyempit di sisi kanan dan kiri layar,disertai kepulan asap di belakang CRT pada beberapa merk tv kadang-kadang disertai dengan suara denging dari flyback. Ada juga ditandai dengan mati/rusaknya Transistor penguat Horizontal karena terlalu berebihan menahan beban dari defleksi/yoke yang sudah short. Berdasarkan pengalaman saya,penyebab utama kerusakan pada defleksi/yoke adalah jamur yang berasal dari proses pengembunan yang terjadi di sekitar CRT,dimana udara panas yang ada di dalam tv bercampur dengan udara dingin dari luar box tv yang akhirnya menjadi titik-titik embun yang menempel pada karet-karet penyangga defleksi yang akhirnya membuat suhu di sekitar defleksi menjadi lembab ketika tv sudah di matikan,bebaslah sang jamur tumbuh disana yang kemudian menggerogoti coil defleksi sedikit demi sedikit yang akhirnya sampai di coil inti,bila sudah terlalu banyak coil yang terkelupas lapisan emailnya,saat tv dihidupkan akan terjadi loncatan listrik di antara coil-coil tadi sehingga defleksi menjadi short dan terbakar. Saat penggantian defleksi baru,karet-karet penyangga lebih baik tidak usah di pasang kembali karena akan menimbulkan masalah baru(hanya untuk defleksi yang terbakar). Adapun nilai hambatan pada tiap defleksi/yoke pun berbeda-beda,untuk bagian horizontalnya mulai dari 1,2ohm sampai 5ohm (setahu saya sih he he...),sedangkan untuk bagian vertikal mulai dari 14ohm sampai 17ohm. Untuk pengukurannya bisa menggunakan multitester digital maupun model jarum,saklar selektor pada posisi OHM kisaran 200 (digital) 1* (jarum), probe hitam tempelkan pada pin horizontal yang kanan dan probe merah pada pin horizontal yang kiri,display menunjukan nilai hambatan harus diatas 1,2ohm,kalau dibawah nilai tersebut kemungkinan gulungan horizontal short.Untuk gulungan bagian vertikal,probe hitam tempelkan pada pin vertikal kanan dan probe merah pada pin vertikal kiri,display menunjukan nilai hambatan berkisar 14ohm sampai 17ohm.Short pada gulungan bagian vertikal sangat jarang terjadi.

Sabtu, 21 November 2009

tabel sperpart tv crt


Daftar Transistor Horizontal
C5143
C5149
C1711
C5296
D1652
D1651
D2499
D1556
D1555
D1554
D1553
D1881
D1880
D1897
D1877
D1876
D1878
KA7809



Daftar Transistor power supply
C4932
C4237
C5144
C5460
D1655
D1887
D1886
D1885
D1884
D1883
D1882
D1710
D1656
D5703
D2498


Daftar IC Power Supply
STR-W6753
STR-W6754
STR-W6756
STR-S6706
STR-F6653
STR-F6654
STR-G6653
STR-50213
TEA-2261


Daftar IC Vertikal
LA7838
LA7837
KA2131
AN5521
LA7830
IX0640
LA7840
AN5510
AN5512
AN5515
LA78040
TA8445
UPC1378H


Daftar IC Signal Processor (IF)
TDA 8360
TDA 8361
TDA 8362
AN 5601
AN 5436
KA 2134
AN 5440


Daftar IC Sound
TDA 2003
TA 82480K
AN 5265


Daftar IC eeprom
24C08
24C04
24C02
24C01
24C16
24C32

Rabu, 18 November 2009

kakai playback & pungsinya



disini saya akan membahas tentang bagian-bagian flyback dan kegunaan pin-pin pada kaki flyback, karna kita sebagai teknisi sangat penting apabila kita akan mengganti flyback.
Flyback adalah salah satu komponen monitor yang sangat bermampaat untuk menghasilkan tegangan tinggi dan tegangan renda yang dibutuhkan oleh monitor.
Flyback sebetulnya adalah trafo tapi trafo untuk tegangan tinggi agar tabung bekerja menghasilkan gambar.
Bagian-bagian flyback sebagai berikut:

A.Bagian primer.
B.Bagian skunder.
C.Bagian yang tersisa antara primer dan sekunder yaitu:
ABL, Screen, Fokus & Kop Flyback
A.Bagian Primer Flyback Diantaranya Adalah:
1.COLECTOR:
ini terhubung dengan colector Transistor horizontal. Jika flyback bekerja maka pin ini akan menghasilkan tegangan tinggi.
2.Dioda dumper:
ini terhubung dengan dioda dumper.
Catatan:tidak semua flyback memiliki kaki dioda dumper
3.B+:
Ini terhubung dengan tegangan B+ 55v dan FET630. Ini adalah kaki untuk tegangan kerja flyback, jika tegangan B+ tidak masuk maka flyback tidak bekerja dan layar tidak akan menyala.
Catatan:Colector, Dioda dumpe & B+, jika ke tiga kaki ini di ukur dengan ohm meter maka akan terhubung.
B.Bagian Skunder Flyback Diantaranya Adalah:
1.GROUND:
Ini terhubung dengan ground monitor.
2.AFC:
(Automatic Frecuency Control) ini tegangan 30-40 DCv, fungsinya untuk mengatur kerja IRF630, kalau tegangan terlalu tinggi, mislnya membutuhkan tegangan 36v DC lalu kita kasi 40v DC maka IRF tidak akan bekerja dan tegangan B+ akan tetap 55v dan gambar monitor akan berkuran bagian kiri dan kanan.
Kalau IRF bekerja maka tegangan 55v akan menjadi tegangan 90-125v tergantung dari resolusi monhtornya.
3.G1:
Ini terhubung sama dioda dengan posisi terbalik sehingga keluarnya adalah tegangan minus antara 100-175 DCv.
Dan setelah dioda akan ada elco regulator dan juga terbalik, jadi kaki positif terdapat di ground monitor dan kaki negatif terdapat di katoda terbalik itu.
C.Bagian ABL:
ABL (Automatic Brightness Liminter) ini tegangan tak terukur.
Pin ini harus terhubung ke jalurnya jika tidak maka akan keluar percikan api listrik.
Fungsinya untuk membatasi brightness yang menuju ke blok RGB secara otoumatis.
Bagian screen (G2)
Ini adalah bagian yang berpungsi untuk mengatur gelap terangnya ganbar.
Bagian Fokus (G3/G4)
Ini adalah bagian yang berfungsi untuk mengatur fokus gambar jika gambar kabur.
Bagian Kop Flyback.
Ini adalah bagian yang menghasilkan tegangan tinggi 26kv yang menuju di atas tabung.

Selasa, 17 November 2009

TV PANASONIC TC2088 CDV


Tadi siang dapet servisan tv panasonic type TC2088CDV dengan kerusakan gambar kanan kiri kurang full dan ada garis melintang secara horizontal di bagian tengah layar. Langsung saya bongkar dan saya lakukan pengecekan secara visual,saya lihat heater nggak nyala,tapi kok layar nyala ya? hmmmm......kemudian saya lakukan pengukuran tegangan pada B+ pada kaki plus (+) elco C860:220uf/200V terukur hanya sebesar 56V saja,padahal normalnya 90V untuk tv Panasonic type ini,lalu saya ukur tegangan pada elco B+ yang satunya lagi yaitu C852:220uf/200V di sini terukur tegangan yang abnormal,terukur lebih dari 1000V,tapi elconya kok nggak MBLEDOS yo? hehehehe..... Naaaah......berarti nih elco kering kapasitasnya,akhirnya ketemu juga biangnya,ku ganti aja kedua-duanya biar awet sekalian. Setelah penggantian 2 elco tersebut,tv pun bisa normal kembali,jadi penyebabnya karena dropnya tegangan B+ yang masuk ke FBT.

Note : Sumber

tv samsung gambar menyempit kanan kiri


Tv Samsung CS21T20MQ gambar menyempit kanan kiri
samsungKasus yang saya dapati kali ini adalah tv samsung CS21T20MQ dengan gambar kanan kirinya menyempit ..Langkah pertama yang saya lakukan adalah mengecek capasitor-milar di bagian horisontal output.Setelah di cek ternyata tidak diketemukan komponen yang mencurigakan..Tapi eit tunggu dulu ternyata ada capasitor c499 dengan nilai 1u/160v dalam kondisi menggembung seperti mau meletus.Langsung saja kapasitor ku ganti dan tvpun aku coba dan ternyata gambar masih menyempit..Langkah selanjutnya adalah mencari komponen pendukung di sekitar horisontal karena kita tahu semua televisi flat membutuhkan komponen pendukung untuk menyelaraskan gambar biar gambar tidak melengkung...akhirnya langsung aku tuju komponen tersebut dan ketemu sebuah SCR IRF630 setelah diukur ternyata short dan komponen tersebut langsung aku ganti ..Tv pun aku coba ternyata gambarpun masih menyempit..wah apanya lagi nih???samsung-gambar-sempit
Daripada pusing langsung saja aku teliti resistor yang berhubungan dengan SCR tadi dan akhirnya ketemu sebuah resistor R416 dengan nilai 220 ohm molor menjadi 1 k ohm...setelah kuganti gambarpun normal kembali...

Minggu, 15 November 2009

TV blanking dengan layar merah

 




Kadangkala kita dapat servisan tv yang kerusakannya berupa tv bisa hidup normal,suara juga normal hanya saja layar tiidak menampilkan gambar alias blank dengan warna tertentu dengan disertai line-line horizontal di seluruh bagian layar CRTnya,

Hal ini di sebabkan karena katoda short terhadap G1,bila yang short katoda merah(R) maka layar akan blank berwarna merah di sertai line-line horizontal,bila yang short katoda hijau(G) maka layar akan blank berwarna hijau disertai line-line horizontal,bila yang short katoda biru(B) maka layar akan blank berwarna biru disertai line-line horizontal.

Trik
yang biasa di lakukan bila mendapat kasus seperti ini adalah dengan memberi tegangan tinggi sesaat pada katoda yang bermasalah yaitu dengan cara ambil seutas kabel kira-kira 50cm yang di salah satu ujungnya sudah kita tambahkan jepit buaya dan yang ujungnya lagi kita kasih bekas 1 pin soket CRT biar mudah pemakaianya,kemudian tarik soket blok RGB dari CRT,tancapkan/tusukkan kabel yg sudah bersoket tadi ke katoda yang bermasalah,sedangkan ujung kabel yang sudah berjepit buaya tadi kita jepitkan ke ujung obeng minus yang sudah kita selipkan ke dalam kop tudung anoda,lalu hidupkan tv sebentar saja mak crrrrrtttt.....
Kemudian lepas lagi kabel dan obeng tadi dan pasang kembali blok RGB soket ke CRT dan coba hidupkan tv untuk melihat hasilnya,bila belum berubah ulangi langkah di atas,bila sudah normal,berarti pekerjaan sudah selesai.Metode pemberian tegangan tinggi sesaat seperti ini juga bisa digunakan pada short G2/fokus terhadap G1,

Sabtu, 14 November 2009

Mengetahui Kerusakan Pada Flyback Transformer


BUAT PARA PEMULA! Berikut beberapa cara untuk mengetahui kerusakan pada sebuah FBT/flyback transformer: 1.Bisa di lihat dari fisiknya biasanya ditandai dengan menggembungnya di beberapa permukaan bodinya,retak,ataupun jebol dengan di barengi bau benda terbakar yang sangat menusuk hidung. 2.Dengan mengukur resistansi antar kaki-kakinya,lepas dahulu FBT dari mainboard.Gunakan multitester digital/jarum,selektor switch pada posisi OHM kisaran 2000K,probe hitam tempelkan pada GND FBT,probe merah tempelkan pada COLECTOR/H.OUT,B+,180V,dan ABL FBT secara bergantian,bila display tester tetap menunjukan angka 1 atau jarum tidak bergerak sama sekali berarti FBT dalam keadaan baik,sebaliknya bila display tester menunjukan angka 000 atau jarum menyimpang walau sedikit berarti FBT dalam keadaan Short/rusak. 3.Bisa di tes dari reaksinya dalam rangkaian,hidupkan tv beberapa saat kemudian pegang heatsink TR Horizontal,bila sangat panas sekali/abnormal,bisa dipastikan FBT telah rusak,walau kadang-kadang penyebabnya bukan dari FBT itu sendiri.

Jumat, 13 November 2009

Cara mengukur tegangan pada TV




Cara mengukur tegangan pada TV adalah;
Teganan diukur dalam skala DC kabel hitam multitester atau avometer tempelkan pada jalur negatif bisa diselipkan pada kabel perak yang ada di tabung yang tidak pakai pembungkus.
Selanjutnya tinggal diukur tegangan-tegangan yang ada.


Untuk tegangan 180v bisa diukur pada kaki positif elko yang 250v di PCB RGB tabung.
Caranya tempel pin kabel merah multitester atau avometer.
Tegangan 110v untuk TV 14″-21″ dan 130v untuk 25″-29″ pada B+ flyback (FBT) cari jalur yang ada elko 160v, caranya ukur pada kaki positif elconya.
Untuk tegangan 12vsilahkan ukur pada kaki pinggir kanan IC 7812.
Untuk tegangan 5v silahkan ukur pada kaki kanan IC 7805.
Untuk tegangan 33v silahkan cari dikaki B+ pada TUNER.
Untuk pengukuran TV cina dengan memakai multitester atau avometer
Jika menggunakan groun CRT hasij pengukuran biasanya kuran pas,tetapi kalau TV lainya bisa pakai groun CRT.
Untuk pengukuran tegangan pada masing-masing bagian untuk TV CINA adalah:
Caranya amati ground pada skunder trafo Switching biasanya jalur agak lebar, silahkan solder kabel secukupnya untuk menyambungkan pin hitam dari multitester atau avometer gunakan pin merah dari multitester atau avometer.



  • Untuk mengukur 90v-300v pakai skala 250 DCV.


  • Untuk mengukur 12v-40v gunakan skala 50 DCV


  • Untuk mengukur tegangan 1v-9v pakai skala 10 DCVCara mengukur tegangan di yoke dan di plyback adalah;


  • Dari yoke horisontal=Vcc 110v DC, AC-nya bisa 1000v degan colok merah dipindahkan di output dan di gunakan seolah dB meter.


  • Dari yoke pertikal 24 DC model sekarang,kecuali pakai kopel C=1/2 Vcc. Sedangkan IC-nya bisa 120v AC (pakai dB meter)


  • Di FBT Vcc kolector;110v DC, AC-nya bisa 1000v.


  • Di FBT Vcc filement/heater bisa 5v-5,5v AC.


  • Di FBT tegangan anoda 20-32k volt diukur dengan probe HV 40kv yang ditambahkan pada multitester 1000v DC.


  • Tegangan lain tergantung model dan jenis TV ada yang keluaran 180v untuk RGB, Vidio Amp diambilkan dari FBT.


  • Ada 24v dan 46v vertikal FBT, juga 12-18v tergantung merek dan tipenya.


  • Tegangan Fokus sekitar 600v DC dan screen 400v DC.

  • Kamis, 12 November 2009

    Data PIN pada Fly back televisi

    data flyback
    FSV 14A001 (Samsung)
    FSV 20A001
    FCK 14A033
    FCV 20A001
    16,5V_NC_H_46V_185V_GROUND_NC_ABL_B+125V_COL

    154-064P (Goldstar)
    6174Z-8005A (LG)
    154-177B
    FCK 14B047 (Akari)
    COL_185V_B+_GROUND_16V_24V_40V_ABL_H_AFC

    154-064G (Goldstar)
    154-177E
    COL_180V_92V_125VBOOST_24V_12V_GROUND_ABL_H_AFC

    FCM 14A025 (Samsung, Blaupunkt)
    FCM 1411L01
    16,5V_AFC_H_24V_180V_GROUND_B+90V_ABL_125VBOOST_COL

    DCF 1577 (Daewoo, Mitsuba)
    DCF 2077
    FSA 16012M
    COL_B+_AFC_125VBOOST_16,5V_ABL_24V_GROUND_180V_H


    FTK 14B011 (Aiwa)
    COL_B+_25V_GROUND_180V_H_ABL_GROUND_AFC_15V

    FCK 1411E10A (Etron)
    190V_COL_NC_B+_NC_24V_ABL_GROUND_15V_H

    JF 0208-0208C (Solitron)
    COL_B+_GROUND_185V_H_ABL_GROUND_15V_AFC_24V

    JF 0208-0210B (Sansui)
    JF 0501-0501
    COL_B+_180V_14V_24V_H_GROUND_ABL_AFC_NC

    FCM 14B014N (Polytron, Digitec)
    FCM 20B061N
    JF 0601-19577
    COL_B+_GROUND_200V_NC_H_NC_ABL+12v_-12v

    JF 0501-1206 (Sansui)
    COL_B+_180V_16V_25V_H_GROUND_ABL_AFC_NC

    L40B17100 (Sanyo)
    COL_B+_NC_180V_AFC_GROUND_ABL_NC_H_GROUND

    L40B09000 (Sanyo)
    COL_B+_NC_AFC_GROUND_H_ABL_16V_NC_180V

    L40B05500 (Sanyo)
    COL_B+_NC_AFC_GROUND_H_GROUND_NC_NC_ABL

    L40B09001 (Sanyo)
    COL_B+_NC_AFC_GROUND_H_ABL_NC_NC_180V

    6174Z-6040C (LG)
    BSC 23-N0107
    COL_185V_B+_GROUND_-14V_+14V_GROUND_ABL_H_AFC

    BSC 24-08B (Tv China)
    BSC 24-01N362
    BSC 25-4803
    BSC 25-N1616
    BSC 25-0106
    COL_B+_NC_AFC_GROUND_H_ABL_NC

    BSC 25-T1010A (Tv China)
    BSC 24-01N4014K
    BSC 25-09N21A
    BSC 25-09N20E
    TEP_COL_TEP_B+_TEP_TEP_GROUND_H_ABL_180V

    BSC 60HZ (Changhong)
    COL_B+_190V_GROUND_11V_16V_45V_ABL_H_AFC

    BSC 24-2231HC (Panda)
    COL_B+_46V_16V_GROUND_AFC_ABL_H_180V_NC

    BSC 65A (Changhong)
    COL_B+_190V_GROUND_NC_NC_14,5V_ABL_H_AFC

    TFB 4067BD (Toshiba)
    TFB 4125CH
    TFB 4122HY/ES/CS/DY
    BSC 23-N0102
    COL_B+_185V_GROUND_NC_24V_12V_ABL_H_AFC

    FCK 14A028 (Fuji Electric)
    NC_B+_14V_24V_H_GROUND_ABL_180V_B+_COL

    154-189C (Fuji Electric)
    154-277C
    FCM 20B027
    COL_B+_180V_14V_22V_H_GROUND_ABL_AFC_NC

    FUY 20C009 (Akari)
    COL_180V_B+_GROUND_NC_24V_NC_ABL_H_AFC

    FCK 14A006 (Digitec, Polytron, OK)
    FCM 2015HE
    FCM 14A032
    KFS 60844A
    NC_NC_GROUND_185V_15V_H_24V_ABL_B+_COL_

    154-138K (Etron)
    154-182H
    190V_NC_COL_AFC_B+_43V_ABL_GROUND_12V_H

    CF 0801 (Fujitec)
    COL_B+180V_15V_24V_H_GROUND_ABL_NC_NC

    CF 0854 (Fuji Electric, Siera)
    CF 0582
    COL_B+_GROUND_AFC_185V_H_25V_15V_GROUND_ABL

    FSA 28027M (Fuji Electric)
    COL_NC_NC_123V_12V_ABL_25V_GROUND_185V_H

    BSC 24-01N4009A (Tv China)
    COL_NC_B+_GROUND_NC_TEP_NC_ABL_H_AFC

    BSC 22-2314H (Fujitec)
    COL_B+_180V_15V_24V_AFC_GROUND_ABL_NC_NC

    BSC 22-01N40J (Tv China)
    COL_180V_115V_GROUND_22V_16V_ABL_H_NC_NC

    F 0193 PEN1-SA (Sharp)
    F 0194 PEN1-SA
    COL_B+_GROUND_42V_12V_AFC_185V_GROUND_H_ABL
    (cat: teg 12v pada FBT F0194= 16V)

    F 0042PE-M (Sharp)
    15V_COL_24V_B+_ABL_AFC_GROUND_NC_180V_H

    F 0063PE-M (Sharp)
    F 0067PE-M
    COL_B+_24V_12V_NC_AFC_GROUND_H_185V_ABL

    F 0102KM-SA (Sharp)
    COL_B+_GROUND_24V_14V_AFC_180V_GROUND_H_ABL

    FA 060WJ-SA (Sharp)
    COL_B+_GROUND_NC_12V_(AFC/-12V)_185V_GROUND_H_ABL

    FA 061WJ-SA (Sharp)
    COL_(B+130V)_GROUND_24V_12V_AFC_185V_GROUND_H_ABL

    FA 113WJ-B (Sharp)
    COL_B+_GROUND_24V_NC_AFC_180V_GROUND_H_ABL

    FA 122WJ-B (Sharp)
    COL_(B+130V)_GROUND_24V_NC_AFC_180V_GROUND_H_ABL

    FTK 14A004P (Samsung)
    16,5V_AFC_H_24V_180V_GROUND_NC_ABL_(B+125V)_COL

    154-279C (Siera, Fuji Electric)
    COL_(B+135V)_200V_GROUND_GROUND_25V_16V_ABL_H_NC

    BSC 25-N0363 (LG 21FU6RL/Pearl Black)
    COL_180V_B+_GROUND_INNER_26V_NC_ABL_H_AFC

    8-598-858-00 (Sony)
    8-598-11
    COL_B+_200V_H_GROUND_-16,5V_GROUND_+16,5V_NC_ABL

    QQH0132-001 (JVC AV-1438)
    COL_B+_40V_NC_25V_GROUND_H_ABL_180V_GROUND

    JF 0501-19539 (Polytron MX5262RF/Zepelin)
    COL_B+_GROUND_185V_NC_H_25V_ABL_12V_Hpulse

    BSC 25-1194D030 (SANKEN)
    FSV 20A099
    16,5V_24V_H_46V_180V_GROUND_NC_ABL_B+125V_COL

    FTK 14A004F(S) (SAMSUNG)
    16,5V_24V_H_-16,5V_185V_GROUND_NC_ABL_B+125V_COL

    8-597-041-20 (SONY KV-LS21M61)
    COL_B+_200V_H_GROUND_(-13V)_GROUND_(+13V)_NC_ABL

    FUH 29VH04 (POLYTRON PS30UV25BM) U-SLIM
    COL_B+(135)_GROUND_185V_NC_H_BCL_+12V_-12V

    JF0501-32611 (SANYO CG21SF1T) FLAT 21
    COL_B+(125)_NC_185V_AFC_ABL_ABL_NC_H_GROUND

    Rabu, 11 November 2009

    perinsif krja optocoupler Elektronik komponen





    Bagi rekan rekan teknisi yang sudah berpengalaman mungkin sudah tidak asing lagi dengan komponen yang satu ini. Optocoupler merupakan komponen yang berfungsi untuk mengatur feedback yang masuk ke STR / Transistor / IC power pada bagian power supply. Optocoupler ini biasanya digunakan pada TV yang belum terlalu lama diproduksi.
    Optocoupler ini juga berperan dalam proses start up TV serta juga berfungsi sebagai penyetabil tegangan output power supply switching. Tapi saya yakin kebanyakan teknisi juga banyak yang tidak mengerti bagaimana cara kerja dari optocoupler ini.
    Optocoupler adalah suatu piranti yang terdiri dari 2 bagian yaitu transmitter dan receiver, yaitu antara bagian cahaya dengan bagian deteksi sumber cahaya terpisah. Biasanya optocoupler digunakan sebagai saklar elektrik, yang bekerja secara otomatis.

    Senin, 09 November 2009

    Komponen Televisi Kroma_Mono Kroma

                                       
                 ''SAMSUNG''   MODEL :NO CB - 338 CV

      Regulator IC  : IC SEC 3S 0680 R
      Matrik RGB  : IC TDA 6107 Q
      Vertical Out  : IC TDA 8356
      Det audio video : IC L 927    KA 7630 -TS
      Power 0CL   : IC TDA 7056 B
      Input Horz_Vertical  : IC TDA 8841 S1
      Program  : IC ZILOG 3818
                                  SZM - 173 EV     9912 AM
      Fly - Back : FSA 38026 S     9H 07 AA . J
      Memory IC  :IC KS 24 CO 41   E 929 D
      Osc - Unit R Control  : IC K . N92 OD     KS 51840 - CS   SJ TV 02
    ______________________________________________________________________________________________________________

                  ''POLYTRON''  MODEL : GM 14861  GRAND MASTER

     Vertical Out : IC  TDA 3653 C
      Amp_OCL  : IC TDA 2003
      Program  : IC 2642  HBI - 00 - 03       9638 QL
      Osc Video Y- Kroma Freq Defleksi  : IC 8361
      Fly - Back : No FCM - 14 A 032
      Busrt Signal Kroma : IC TDA 4662
      Regulator IC : TDA 8380
    _____________________________________________________________________________________________________________

                  ''PANASONIC''  TYPE 14 V 11

      Busrt Signal Kroma :IC D 4066
      Penguat IF Audio - Video : IC AN5071
      Power Ocl : IC AN 5270
      Vertical out ;IC LA 7837
      Bursr Signal Kroma : IC TDA 4665
      Memory : IC 24 CO 1A F/P CEA 9531
      Program :IC MN 152811 TZX     537A    4304
      Video Y-Kroma, inpt Vertc_Horz Defleksi  IC : AN 5192 K-A     62 . 6
      Fly-Back No :TLF 4G 503 F
    _____________________________________________________________________________________________________________

                 ''FUJITEG''   MODEL 3324

      Vertikal Out : IC AN 5521
      Power Ocl : TBA 820 M
      Fly-Back : No F 154 - 189 H
      Video Y - Kroma inf freq Defleksi : IC TA 7698 AP
      Program :IC M 34 300         230 SP
      Penguat If VH-VL UH :IC LA 7130
    _____________________________________________________________________________________________________________

                ''TOSHIBA'' MODEL 515 XS

      Input AV System : IC TA 8628
      Penguat Horz Defleksi : IC TA 75393 S
      Penguat IF BH-BU-BL : IC 7910 - 5N 9
      Vertical Out : IC AN 5515
      Osc IF Video - Audio : IC TA 8710
      Mixer osc if video audio :IC 50 9007 -     T51496 P
      Program :IC TOSHIBA  9443 EAI  47 C 434 N3528
      Fly - Back : No tfb 4101 AH
      Video Y - Kroma freq - Defleksi :IC TA 8659 AN
      Power Ocl : IC TDA 2261 A
      Unit R control Osc prog : IC D6121 G 001 - 9434 CA O48
    ____________________________________________________________________________________________________________

               ''INTEL'' MODEL IC - 1429 NW

      Osc Kroma Y - freq Defleksi : IC TA 7698 AP
      Vertical Out : IC LA 7830
      Regulator IC : IC STR 50092
      Program IC : GL . 3120       - 9345 -
      Fly - Back No : 154 - 064 D
    _____________________________________________________________________________________________________________

               ''KONKA''  TYPE  K 148

      Vertical out IC : IC LA 7837
      Ocl Amp  : IC TDA 1013
    _____________________________________________________________________________________________________________

              '' SHARP''  MODEL C 2010 AU
      Regulator FET : IC STR 450
      Power - Ocl : IC X 0040 TA
      Stabilizer Regulator : SF 3J 41
      Input Horz Vertical Frequensi : IC 4C3 - X 0065 CE
      Det If audio video :IC 1X 0266 CE
      Osc Kroma Y - Video :IC 0215 CE
      Fly - Back : No F 1252 CE     510 P
    _____________________________________________________________________________________________________________

             ''GERUNDIG''  MODEL P 37 - 823

      Power Ocl : TDA 1905
      Video Y Kroma IC : TDA 3562 A
      If Det Video IC : TDA 2579 A
      If Det audio : IC TFK  TBE 120 T 4A
      Rf Det If Video audio :IC TFK 625    TDA 4437 S
      Fly - Back No : 2435201    JC 20 L
      Regulator IC : TDA 4601
      Vertical Out : IC TDA 8170
      Inp Freq Horz Defleksi : TDA 8140
    _____________________________________________________________________________________________________________

              ''MITSUBA'' TYPE : PCB 31001 - IB - 2

      Program : IC MPD 1937 C        - 9002 H
      Program Chanel : IC MPD 1362 C
      Det_OSC If Audio Video : TA 7680 AP
      Video Y - Kroma Preq_Defleksi :IC TA 7698 AP
      Fly - Back No : TRNS FB - 3082
      Audio OCL : IC LA 4265
      Receiver Sensor Remote :IC 1373 HA        -8934 M
      OSC Program R Control :IC MPD 1986 C
    _____________________________________________________________________________________________________________

            ''SONY''  MODEL F 601 T4 . OA

      Regulator IC : mpc 1394 C
      Vertical Out IC : mpc 1378 C
      AFT Audio Video RF IC : 20015  3B    212
      Y Kroma  IC : mpc 1365 C
      Frequensi Horz Vertcal IC : mpc 1377 C
    _____________________________________________________________________________________________________________

                 ''DIGITEG''  TYPE PCB HBAK - 01A
     
      AFC Audio Video IC : TA 7607 AP
      Y Kroma IC : TDA 3565
      Frequensi Horz - Vertc IC : AN 5435
      Vertical Out IC :LA 7830
      Audio OCL IC : TDA 2003
      IF Freq RF Audio IC : TBA 120 U
      Fly - Back No : FCK - 1415 GE
    _____________________________________________________________________________________________________________

               ''DIGITEG''  TYPE DM 142014      HBAD : - 10A

      Vertical Out IC : AN 5512
      Y Kroma IC : TDA 3565
      Frequensi Horz_Vertc IC : AN 5435
      Afc Video_Audio IC : TA 7607 AP
      Fly - Back No : FCK 1415 GE
      Audio OCL IC TDA 1190 Z
    _____________________________________________________________________________________________________________

                ''BOMBA''  TYPE PCB : CYDZ - 02A

      AV System in-out IC :TC 4053 BP
      Vertical Out IC :LA 7840
      Program IC :LC 863332 A           5Z59 2LD2
      If Preq Video audio IC : LA 7681 OA
      Audio OCL IC: LA 4205
      Fly - back No : BSC -25 - Z130
      Memory IC : 24 C 08 P127
    _____________________________________________________________________________________________________________

             ''LIBRA'' LB - 1408 B    MONO KROMA

      Freq in Horz Vertc IC : Mpc 1031 HZ
      Fly - Back  IC : BSH 13 - 8 0209
      Det if audio video IC : mpc 1366 C
      OCL Mono IC : mpc 1353 C
    _____________________________________________________________________________________________________________

                     ''NASIONAL'' MODEL TR : 1406 C   MONO KROMA

      Regulator TR : 2SD 1168
      Freq Horz Vertc IC : AN 5753
      Vertical out : AN 5753
      IF AGC IC : AN 5712
      IF Audio Video IC : AN 5722
      IF Audio IC : AN 5732
      Power ocl IC : AN 5743
    _____________________________________________________________________________________________________________

                ''SHARP''  MODEL 14T - 129 A MONO KROMA

      OCL Power IC : TR 772 Q,, TR 882 Q
      Fly - Back No : F 2109 TA     T - YHS . 12
      Det IF audio video IC :X 0213 CE     231 . B
      Freq in Horz Vertc IC : X 0181 CE       3D3
    _____________________________________________________________________________________________________________

                    ''PANASONIC''  TYPE TR 1452 U  MONO KROMA

      Vertical_Horz Defleksi IC : mpc 1379 CP
      OSC If Audio video IC : CH 1366 C
      Audio OCL : mpc 1353 C
    _____________________________________________________________________________________________________________

                 ''NATIONAL''  MODEL TC - 2054 N

      IF Horz Vertc Freq IC : AN 5435
      Out-put Y-Kroma IC : AN 5265
      Penguat IF VH-VL-UH IC : AN 5071
      Sub_picture_Brighns IC : AN 5615
      IF Freq Audio Video IC : AN 5132
      Vertc Out IC : AN 5521
      Regulator  : STR 456 A
      Fly - Back No : TLF 14565 F
    _____________________________________________________________________________________________________________

                ''NASIONAL'' MODEL TC - 1602 MT

      Power OCL IC : AN 5250
      Y - Kroma IC : AN 5435
      Horz Vertc Freq IC : AN 5435
      Phase DL , ADJ IC : AN 5622
      IF Audio Video IC : AN 5132
      Fly - Back No IC : TLF 14612   BI
    _____________________________________________________________________________________________________________

                       ''DIGITEG NINJA''  MODEL DM 142021

      Program IC : MN152451 FEL
      Y - Kroma IC : TDA 3565
      Vertc OUT  IC : AN 5521
      Power OCL IC : AN 5265
      Fly - back No : FCK 14 A 006
      IF Preq Horz Vertc / Audio Video IC : TDA 4505 E
      Play open set Prog, 32 CH  IC : MN 120201 D
    _____________________________________________________________________________________________________________

                  ''OKEI''  TYPE--,,    14''

      IF Freq Horz Vertc IC : TDA 3561
      Vertc out   IC : TDA 8356
      Program IC : HBI - 09 - 01
    _____________________________________________________________________________________________________________

                     ''DIGITEG SUPER NINJA'' TYPE : DM 203033

      IF Audio Vidio fREQ Horz Vertc Depleksi IC : TDA 8305
      Vertical Out IC : TDA 3653 C
      Program IC : HBI - 11 - 01
      Audio Ocl IC : AN 5265
      Y - Kroma IC : TDA 3565
      Fly - Back No : FCM 2015 H
    _____________________________________________________________________________________________________________

                   ''PANASONIC''  MODEL : TC - 1433

      Program IC : MN 1873284 TG         -007K 17 32-
      Data Program chanel raster layar IC : BA 225      -008 H 22A-
      Data Gambar Y - Kroma IC : M 52770 ASP           007 107
      Vertical Size  IC : LA 7840
      Audio Mono IC : LA 4289 N
      Fly - Back No : TLF 4N 051
      Regulator IC : STR  F 6654
    _____________________________________________________________________________________________________________

                          ''SHARP''  SOLID STATE   MODEL : C - 1400 AU

      Fly - Back No : F 1726 CE
      Y - Kroma,Freq Horz_Vertc IC : 1X 0712 CEN 1          75 1001
      Vertical Out IC : X 0238 CE
      Audio Mono IC : X 0250 C
      Penguat IF BU-BL-BH IC : X 0260 C
      Program IC : X 0846 CE              0744 . 04B
      Detektor IF  Audio Video IC : 1 X 0711 CEN 1
      Regulator IC : STR 41090
    _____________________________________________________________________________________________________________

                         ''SHARP''  TYPE PCB .K 3653 WE

      Input Horz_Vertc IC : X 0065 CE
      Y - Kroma IC : 1 X 0457 CE
      Program Digital : 1 X 0438 CE
      Program Set IC : 1 X 0439 CE
      Frequensi Rf IC : 1 X 0464 CE
      Vertical Out IC : X 0238
      Regulator IC : STR 41090
      Fly - Back No : F 1711 CE
      Audio OCL IC : X 0250 C
      IF VH- VL-BU IC : X 0260 C
    _____________________________________________________________________________________________________________

                      ''MITOCHIBA'' BOMBA   MODEL  MT-21856

      Vertical out IC :LA 7840
      Rf AGC IC : CD 7910 C
      Audio OCL IC : LA 4285
      In-out AV System IC :GL 3812       D130
      Y - Kroma IC : LA 76810 A
      Program System IC : LC 863328 A
      Fly - Back No : BSC - 25 - 4803 T
      Memory IC : ATMEL  112 - 24 C 08
    _____________________________________________________________________________________________________________

                   ''THOMSON''  TYPE : 5171 PSN

      Y - Kroma IC : TA 8659 CN
      Program IC :MP 47C634N - 2697 1KC2MM - 01
      Audio Ocl IC : TDA 2030
      IF Audio Video IC : LA 7550
      Inp Video Audio IC : HEF 4066 BF
      Inp- audio RF IC :TEA 2014 A
      Vertical IN IC :TL 082 CP
    _____________________________________________________________________________________________________________

                         ''NATIONAL''  MODEL : TR - 1721 SD   MONO KROMA

      Fly - Back No : TLF - 80835 D
      SIF Audio IC : mpc 1353 C
      VIF Video AGC : mpc 1355 C
      Frequensi Horz_Vertc IC :AN 295
    _____________________________________________________________________________________________________________

                      ''SHARP''  MODEL : 51 X 200 M.SYSTEM

      Fly - Back No : FA 061 WJ.SA
      Audio OCL : AN 17810 A
      Regulator IC : FS 7 KM    16A 390E
      Program IC : 403200    M61252
      Y - Kroma CI : 1XA 319 WJN4
      Regulator IC : TEA 1507 P
    _____________________________________________________________________________________________________________

                          ''AKARI''  MODEL : IC - 1439 RMD AV-SYSTEM MONO

      AV-Input IC : 4066 B - MLC  F JXN9540 H
      Y - Kroma IC : LA 7680
      Program IC : M 34300 N4  -012SP
      Vertical Out IC :LA 7837
      Fly - Back No :BSC 22 - N56
      Audio mono IC : AN 5265
    _____________________________________________________________________________________________________________

                          ''HITACHI''  MODEL - CPT 2135

      Program IC : M34300 N 4 -555.SP
      Y - Kroma IC : HA 51338 SP - 3
      Vertical Out IC : mpc 1378 H
      Penguat BU-BL-UH IC : LA 7910
    _____________________________________________________________________________________________________________

                     ''TELESONIC''  MODEL 14 K 23

      Y - Kroma IC : TA 7699 AP
      IF Audio_Video IC : TA 7607 AP
      Vertical IC : AN 5512
      Regulator IC : STR 451
      Horizontal Transistor : 2 SD 870
    _____________________________________________________________________________________________________________

                  ''POLYTRON''MINI MAX TYPE : MX 5155

      Program IC : M 220T0310A       HBM - 00 - O7 VER.32         ST 63 T 88 B1
      Y - Kroma IC : STV 2247 C    H 22GR0302
      Audio Olc IC : TDA 2030 A
      SIF/VIF Audio_Video IC : MC 14052 BCP
      SIF Control Audio : AN 5891 K
      Regulator IC : FS 7UM
      Fly - Back : No FCM - 20B061N
      Vertical Out : TDA 8174 AW
    _____________________________________________________________________________________________________________     

                     ''POLYTRON''  TYPE : HBAS - 02 A

      Program IC : M 37211 M2 - 500SP
      Y - Kroma IC : TDA 8361
      Vertical OUT IC : TDA 3654
      Inp_audio video : TC 4053 BP
    _____________________________________________________________________________________________________________

                     ''CHANGHONG''

      Y - Kroma IC : TB 1238 AN
      Program IC : CH 0810934   5H32 - 3K 49
      Memory  IC : ATMEL 152 24 C 08     P1     C
      SIF Audio IC : TDA 7449
      Audio OCL : TDA 7057 AQ
      Inp Video_Audio IC : HEF 4052 BF
      AV Inp_Out System IC :MC 14066 BCP
      Vertical Out IC : TA 8403 K
      Fly - Back No : BSC - 65 A
    _____________________________________________________________________________________________________________

                      ''SIERA''   MODEL : SA 5136

      Vertical Out IC : LA 7837
      Y - Kroma IC : TA 8690 AN
      Program IC : PCA 84 C 440 P/401   T.45647 .1
      Memory IC : ATMEL 613 24 C 02 . PC
      SIF AV System : CD 4066 BCN    NO.LCE     CF  O582 A
      Audio mono IC : M9612AH   LM 380 N
    _____________________________________________________________________________________________________________

                    ''DIGITEG'' TYPE : DT - 2068L TURBO GOLD

      Program IC : HBL - 00 - 01    M37220M3    - 166 SP
      Memory IC : MAL  K  24 C 02 . 6 90 B914
      Audio mono IC : TDA 2OO3
      Vertical Out IC : TEA 8172
      Fly - Back No : FSV - 20B015 H
    _____________________________________________________________________________________________________________

                   ''OKEI''  TYPE : OK 3726 NRC

      Inp_Freq_audio video IC : TDA 8305 A
      Y - Kroma IC : TDA 3565
      Program IC : HB - 09 - 01
      Vertical OUT IC : TDA 3653
      Memory IC : MN 12 C 201 D
    _____________________________________________________________________________________________________________

                        ''CHANGHONG''  TYPE : 14 K 27 EA

      Y - Kroma IC : LA 76810 A
      Vertical out IC : LA 7840
      Program IC : CHT 0406   SM 18 9MDE
      Memory IC : ATMEL 004 24 C 04    . PT
      Audio Mono IC : LA 4225
      Fly - Back IC : No BSC 60T
    _____________________________________________________________________________________________________________

                      ''SONY''   MODEL KV 1405 GE

      Y - Kroma IC : CXA 1213 BS
      Regulator IC : STR S 6307
      Vertical OUT IC : mpc 1488 H
      Out Video_Audio RF IC : CX 2OO15 A
      Fly - Back No : 8-598-925-00    NX 1721//M
      Audio Mono IC : BA 5412
      Program IC : M34302 M 8 - 712 SP
      Memory IC : TAI    24 C02 . 6
    _____________________________________________________________________________________________________________

                     ''LG''   TYPE : CA - 20GE 52V  MAX PLUS

      Y - Kroma : TDA 8362 B
      Program IC : LG 8734 - 09A  GMS 84524 - TB 009
      Audio Ocl IC : LA 4282
      Burs Signal Kroma IC : TDA 4665
      Memory IC : 24 C04
      Inp_Out System AV IC :GL 3812
      Regulator IC : STR S 5707
      Fly - Back No : 154 - 177 B
      Vertical Out IC : LA 7833
    _____________________________________________________________________________________________________________

                     ''TELESONIC''   MODEL : 16 K 89

      Y - Kroma IC : TA 7698 AP
      Inp_Video- Audio IC : TA 7607 AP
      Audio Ocl IC : KA 2101
      Regulator IC : STR 451
      Fly - Back No : FCC 2015 AL
      Vertical Out IC : AN 5512
    _____________________________________________________________________________________________________________

                  ''SANYO''   MODEL : C . 14 AL 11 U - N
     
      Program IC : __
      Y - Kroma IC : TDA 8361
      Vertical Out IC : LA 7832
      Audio Ocl IC :__
    _____________________________________________________________________________________________________________

                  ''PANASONIC''  MODEL : TC - 1450 R

      Program IC :M 15142 TEA 1
      SIF Audio Video : IC AN 5138 NK
      Inp Horz_Vertc IF BH-BU-BL IC : AN 5071
      Audio IC : AN 5205
      Y - Kroma IC : AN 5601 K
      Vertical Out IC : AN 5521
      Regulator IC : STR 50213
    _____________________________________________________________________________________________________________

                     ''SHARP''  MODEL 5202 WT

      Inp Audio _ Video Rf BH-BU-BL IC : X 0260 C
      Y - Kroma IC : 1X 0712 CEN1
      Inp Horz_Vertc Out IC : X 0640 C
      Detektor Rf Audio Video IC : LA 7016
      Regulator IC : STR 41090
      Audio Ocl : X0250 C
      IF Audio_Video Modulation IC : 1X 0711 CEN1
    _____________________________________________________________________________________________________________

                   ''SHARP''  TYPE 14 W 10

      Program _Y- -Kroma_IF Freq Horz- Vertical IC : TDA 9381 PS/N1/1S0312
                                                                            CA 6153
                                                                            KIB 514
      Audio OCL IC : TDA 7056 A
                             TDA 8357 J S1
      Fly - Back No : FO 193 PEN1  SA
      Regulator IC :STR F 6653

    READMORE - servis tv

    DesignTemplate By : KBG KolomBlogGRATIS.blogspot.com